-->

17 Istilah Dalam Dunia Hacking Yang Wajib Anak IT Ketahui

Wednesday, January 06, 2021

Hallo guys!
Kita tahu bahwa dunia teknologi dan informasi sangatlah luas. Istilah-istilah yang ada pada ranah teknologi informasi juga bukan saja tentang software, hardware, dll. Kamu harus tahu juga tentang istilah pada dunia hacking. Kalau kamu membuka mata dan mengerti tentang istilah pada dunia hacking, kamu pasti akan lebih mengerti dan berhati-hati agar komputer mu tidak menjadi sasaran hacker. 

Penasaran kan apa aja sih istilah penting seputar hacking yang perlu kamu ketahui? Yuk simak artikel ini sampai habis!

1. Adware



Adware merupakan sebuah kata gabungan dari kata “ad” yang memiliki arti “iklan” serta “ware” yang artinya perangkat. Adware ini merupakan sebuah program iklan yang memiliki fungsi untuk menguntungkan banyak pihak. Namun, saat ini adware memiliki pengertian lain dan menjadi sumber utama malware yaitu perangkat lunak yang berbahaya. Adware biasanya hanya akan mengganggu pengguna nya dengan menampilkan iklan saja dan membuat pengguna tidak akan tahu bahwa produk adware sudah terpasang di PC nya. Adware tentunya juga memiliki manfaat loh, salah satunya dengan memberikan informasi yang bisa saja dibutuhkan oleh pengguna melalui iklan yang ditampilkan. Sehingga pengguna akan terbantu dengan info yang diberikan.

2. Back Door



Backdoor atau yang bisa disebut juga pintu perangkap  merupakan sebuah catatan tersembunyi di perangkat lunak atau software dan dapat melewati langkah-langkah keamanan secara mudah seperti login. Backdoor digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, serta jaringan tanpa harus melewati proses autentikasi. Backdoor juga menjadi salah satu solusi ketika para programmer ingin mendapatkan akses khusus untuk masuk ke dalam program yang dikembangkan. Namun, lama kelamaan hal tersebut berubah dan menjadikan backdoor sebagai salah satu cara agar dapat mengambil akses sistem secara paksa. Backdoor dapat disisipkan dalam kode sistem atau pun program sehingga para pengguna nya tidak mengetahui bahwa backdoor ada pada sistemnya. Hal ini membuat programmer bisa masuk secara paksa pada sebuah sistem.

3. Firewall



Firewall merupakan sebuah filter yang telah dirancang agar dapat menjaga sistem komputer sehingga tidak akan ada penyerang atau penyusup yang tidak diinginkan masuk ke dalam sistem maupun jaringan. Dengan adanya firewall, komunikasi yang terjadi dalam sistem tetap bisa berjalan dengan lancar. Firewall juga dapat memblokir pesan yang mengarahkan ke konten-konten yang tidak diinginkan. Sehingga firewall ini sangat membantu dalam menjaga keamanan sistem komputer kalian.

4. Bot



Nah, kamu sering denger kan apa itu bot? Kamu juga mungkin beberapa kali menggunakan bot di PC mu. Bot ini merupakan program yang dirancang untuk mengotomatisasi tindakan sehingga bisa dilakukan berulang-ulang kali untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi lagi. Beberapa perusahaan juga menggunakan bot sebagai tools untuk otomatisasi proses, sehingga dapat mengerjakan banyak tugas yang ada di perusahaan dan mempertimbangkan banyak aspek yang sesuai dengan perusahaan. Bot juga memiliki fungsi untuk menghitung kuantitas atau jumlah interaksi yang terjadi di komunitas online. Namun, bot juga bisa saja menjadi buruk jika pembuatannya tidak dilakukan dengan baik. Bot dapat bekerja dengan kurang baik jika penulisan kode tidak ditulis dengan baik.

5. Botnet



Botnet merupakan jaringan yang terdiri atas komputer-komputer yang telah dikendalikan dari jarak jauh atau dengan menggunakan bot seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan. Komputer-komputer ini bisa dibilang telah terinfeksi malware sehingga memungkinkan untuk dikendalikan secara jarak jauh. Botnet ini bisa terdiri dari banyak sekali komputer, baik ratusan bahkan sampai ribuan loh. Botnet juga dikendalikan oleh salah satu pihak tanpa sepengetahuan pengguna nya. Sehingga pengguna tidak tahu bahwa komputer nya sedang dikendalikan. Botnet biasanya digunakan untuk mengirim email-email spam atau mengirimkan serangan-serangan terhadap suatu layanan. Biasanya, para pihak yang menggunakan botnet ini bertujuan ingin menguasai akses sepenuhnya pada banyak komputer sehingga ia dapat melakukan apa saja terhadap komputer tersebut. Serem banget kan? Selain itu, Botnet juga digunakan untuk menambang bitcoin yang dapat dijual secara tunai kepada banyak orang. Sehingga akan sangat menguntungkan pihak yang menjualnya.

6. Buffer Overflow



Buffer overflow merupakan sebuah kesalahan yang dapat terjadi ketika lebih banyak data yang ditulis ke blok memori sehingga bisa menimbulkan input yang berlebhian dan kelebihan muatan. Hal ini bisa membuat memori tidak dapat mengalokasikan data sesuai dengan kapasitas nya. Ketika sudah terjadi hal tersebut, para penyerang atau attacker akan memanfaatkan kesempatan akan hal itu untuk menindih data pada program yang sedang dijalankan dan mengambil alih kontrol pada program untuk dieksekusi. Nah, buffer overflow ini terjadi karena kelemahan bahasa pemrograman c, c++, fortran, dan assembly yang melakukan pengecekan batas input secara manual dan tidak otomatis. Buffer overflow juga dapat membuat crash atau kerusakan pada program karena penyerang atau attacker membuat koding yang merusak program.

7. Attack



Attack ini merupakan sebuah aktivitas atau tindakan yang dilakukan oleh sistem agar bisa mendapatkan akses dan data yang esktra sensitif. Nah, attack ini juga banyak jenisnya. Seperti yang mimin jelaskan sebelumnya mengenai malware, malware tersebut menjadi salah satu jenis attack yang bisa terjadi. Nah, attack atau serangan yang terjadi juga bisa mengancam keamanan data perusahaan. Beberapa contoh dari cyber attack yaitu malware, phishing, DoS, dan lain-lain.

8. Brute Force Attack



Brute force attack merupakan sebuah serangan yang dilakukan untuk membobol password dengan cara mencoba memasukkan semua kemungkinan password yang ada sampai akhirnya menemukan password yang tepat untuk suatu akun. Biasanya, para peretas atau penyerang akan menggunakan algoritma dengan menggabungkan huruf, angka, dan simbol agar bisa menghasilkan password yang tepat. Tapi tenang, serangan ini bisa memakan waktu yang lama kok untuk bisa berhasil. Sehingga para peretas tidak akan semudah itu melakukan peretasan password pada suatu akun. Namun kamu tetap harus hati-hati dan melakukan pencegahan agar tidak terjadi brute force attack seperti mengunci akun mu sehingga ketika peretas akan melakukan percobaan password, maka akun akan terkunci secara otomatis sampai admin membuka langsung atau dikunci dalam durasi tertentu yang sudah ditetapkan.

9. Cracker

Kamu mungkin udah sering denger kan apa itu hacker? Nah hacker ternyata memiliki saudara kembar loh yaitu cracker. Cracker adalah seseorang yang dapat memodifikasi perangkat lunak atau software dengan tujuan mengakses fitur-fitur yang ada. Biasanya cracker masuk ke sistem seseorang pada jaringan komputer, bypass komputer, atau lisensi program komputer. racker juga secara sengaja akan melawan keamanan yang ada pada komputer dan bahkan bisa sampai menghapus dan mencuri data seseorang. Cracker ini tentunya memiliki sifat-sifat seperti IP address nya yang tidak bisa dilacak, bisa melakukan tindakan sendiri sehingga terkadang tidak memerlukan kelompok, dan tentunya ia juga memiliki website atau channel tersembunyi dan hanya bisa diakses oleh orang tertentu saja.

10. Phising



Phishing adalah sebuah modifikasi dari Phishing yang sudah ada. Dengan menggunakan email yang resmi dan link palsu, cara ini bisa membuat para penerima nya tertipu sehingga informasi pribadi penerima bisa tersebar dan dengan mudah diakses oleh penyerang. Nah, dengan adanya klon phishing ini kamu jadi harus sangat berhati-hati agar kamu gak mengalami hal seperti itu. Ketika kamu menerima email dari seseorang yang tak dikenal, kamu harus menganalisis terlebih dahulu ya. Jika kamu merasa email tersebut aneh maka kamu bisa mencari tahu informasi tentang pengirimnya. Kamu juga bisa mengetikkan konten email tersebut di laman pencarian agar kamu bisa mengetahui apakah pernah ada riwayat serang phishing yang menggunakan metode tersebut. Kedua cara itu bisa jadi solusi ketika kamu mendapatkan email yang mencurigakan.

11. Denial of Service (DoS)



Denial of Service atau DoS ini merupakan serangan yang berbahaya dan ditujukan untuk membuat server dan resource network menjadi tidak tersedia bagi para pengguna nya. Serangan DoS ini dapat menyebabkan komputer yang terkena menjadi tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Sehingga pengguna tidak dapat mengakses secara langsung komputer yang sudah terkena serangan DoS. Dalam menggunakan serangan DoS, penyerang akan membuat traffic di jaringan sangat penuh dengan data sehingga jaringan yang terdaftar tidak dapat melalui traffic tersebut. Selain itu, ia juga akan membanjiri jaringan dengan banyak nya request terhadap layanan.

12. Distributed Denial of Service (DDoS)



DDoS adalah salah satu jenis serangan DoS yang menggunakan banyak host penyerang nih. DDoS akan melakukan penyerangan untuk menyerang sebuah host target dalam sebuah jaringan. Serangan DDoS ini bersifat satu lawan satu sehingga dibutuhkan host yang kuat untuk melakukan serangan ini. Cara yang digunakan pada DDoS ini juga mirip seperti DoS yaitu dengan cara membanjiri traffic yang ada di website sehingga mencegah klien yang valid untuk bisa mengakses layanan tersebut dengan mudah. Namun, serangan DDoS ini menggunakan teknik yang lebih canggih dari serangan DoS yaitu dengan meningkatkan dan mengulang serangan beberapa kali menggunakan beberapa komputer sekaligus, sehingga langsung mengakibatkan jaringan tidak dapat berguna sama sekali.

13. Keystroke Logging



Keystroke logging adalah proses pelacakan tombol yang ditekan pada komputer. Keystroke logging ini memiliki fungsi untuk melindungi kata sandi dan data penting lainnya jika sistem operasi pada sebuah komputer crash. Namun, terkadang keystroke logging dapat disalahgunakan penggunaannya seperti  pencurian informasi pribadi yang bersifat sangat sensitif seperti nomor kartu kredit, kata sandi, email, informasi mengenai perbankan, dan lain-lain. Meskipun Keystroke logging ini memiliki fungsi yang menguntungkan, kamu tetap harus berhati-hati ya karena di luar sana bisa saja ada orang yang tidak bertanggung jawab dan menyalahgunakan keystroke logging sehingga merugikan banyak orang yang tidak tahu apa pun.

14. Logic Bomb



Kamu tahu kan kalau di dunia teknologi ini banyak banget virus yang bisa saja menyerang sistem komputer mu. Salah satunya yaitu logic bomb yang dapat menyerang masuk ke dalam sistem dan memicu aksi berbahaya ketika kondisi tertentu terpenuhi.  Logic bomb akan menempel pada suatu program yang sudah disetting meledak ketika suatu kondisi sudah terpenuhi yang dapat mengakibatkan bomb tersebut mengubah atau menghapus data -data dan bisa menyebabkan kerusakan atau mesin berhenti. Logic bomb ini sulit dicegah karena penggunaannya bisa dimana pun dan kapan pun. Namun suatu sistem tetap bisa dilindungi agar tidak terkena logic bomb. Pertama, jangan lah mendownload suatu file sembarangan terutama yang bajakan, karena logic bomb bisa lebih mudah didistribuikan. Kamu juga harus hati-hati saat melakukan penginstalan serta perhatikan lampiran email yang masuk karena mungkin saja dalamnya berisi malware seperti logic bomb.

15. Trojan



Kamu pasti sudah sering mendengar kata "Trojan" kan? Nah, Trojan merupakan sebuah program jahat yang bisa menyamar dan terlihat seperti sebuah program yang baik-baik saja dan tidak akan merugikan. Trojan ini dirancang untuk menghancurkan serta mencuri file penting yang ada pada sistem komputer. Kamu perlu tau, bagaimana cara mendeteksi adanya trojan di sistem. Ketika pada CPU muncul kenaikan penggunaan yang tidak jelas dan mencurigakan, maka terdapat masalah pada komputer yang berkemungkinan disebabkan oleh trojan. Kegagalan sistem juga merupakan salah satu ciri keberadaan trojan. Sistem akan melambat dan mengalami crash secara berkala. Tak hanya itu, bertambahnya spam pada komputer mu seperti iklan pop-up dll merupakan suatu ciri bahwa adanya trojan adware. Tapi tenang aja, kamu tetap bisa melindungi sistem komputer mu dengan menghindari download dari pihak ketiga dan mengklik iklan sembarangan, pilihlah sumber terpercaya untuk melakukan download, dan kamu juga bisa menggunakan firewall sebagai pelindung loh. Seperti yang mimin udah jelaskan bahwa firewall bisa menjaga sistem komputer mu dari virus yang tidak diinginkan.

16. Spoofing



Spoofing merupakan sebutan untuk cara yang digunakan agar bisa mendapatkan akses masuk ke komputer tanpa harus meminta izin. Nah, penyerang akan melakukan spoofing dengan mengirimkan pesan terlebih dahulu ke komputer dengan alamat IP sehingga menunjukkan bahwa pesan tersebut merupakan pesan yang benar karena dari host yang terpercaya.

17. Phreaker



Setelah mengetahui apa itu hacker dan cracker, ternyata ada lagi loh yaitu phreaker. Nah, phreaker ini dianggap sebagai hacker komputer asli dan dilakukan dengan cara masuk ke jaringan telepon secara ilegal dan membuat panggilan gratis ke penerima nya atau mengarahkan penerima telepon untuk menekan saluran telepon. Jadi, kamu harus berhati-hati saat menerima panggilan telepon yang seakan-akan mengatasnamakan instansi yang terpercaya.


Nah, itu dia 17 istilah dalam dunia hacking yang perlu kamu ketahui.
Setelah mengetahui istilah-istilah seputar hacking, adakah istilah yang pernah kamu alami seperti menemukan virus trojan dalam komputer mu atau justru saluran telepon mu dimasuki oleh phreaker yang ingin berniat jahat? 

Jangan sampai kamu tidak tahu istilah dalam dunia hacking dan kebingungan ya ketika mendapat masalah tersebut. Jadi, penting banget untuk kamu aware terhadap dunia hacking agar bisa menangani nya.

Oke mungkin cukup sekian aja artikel kali ini, Semoga bermanfaat!